Minggu, 24 Maret 2013

Penjual kecil pun bisa 'diberi' uang palsu,,


hai, teman-teman,,
saya mau curhat sekaligus berbagi pengalaman nih,,
jadi kemarin, saya baru sadar kalau memiliki selembar uang palsu 100ribuan,,
wohooo,, kereen,, baru kali ini saya pegang uang palsu 'beneran',, bukan uang-uangan yang biasa dibeli anak-anak dan bergambar tokoh kartun itu,, hehehe,,
tapi benar-benar uang palsu,,
jadi ceritanya, kemarin ketika akan membayar belanjaan di toko bahan craft, saya membayar dengan uang 100ribuan yang bagian atasnya agak sobek,, mbak kasir kemudian menolaknya dan meminta tukar uang yang lain,, beberapa detik saya kira karena uangnya sobek,, namun kemudian si mbak kasir bilang bahwa uang itu adalah uang palsu,, deg,, saya terkejut,, nggak percaya,, kemudian si mbak kasir memberitahu apa perbedaannya dengan uang yang asli,,

dalam perjalanan, saya merunut, dari mana uang 100ribu itu saya dapatkan,,
ah iya, uang itu saya dapatkan saat melapak di bazaar beberapa hari lalu,, kemudian saya teringat seorang bapak yang membeli produk seharga 20ribu dengan uang 100ribu,, uang itu sempat menarik perhatian saya dan membatin, 'warnanya kok merah banget,, ah, mungkin karna uang baru',, kemudian saya dan partner lapak sempat membahas 'rasanya aneh juga ya ngliat bapak-bapak beli produk lucu-lucu kayak gini, sendirian lagi',, akhir cerita, uang 100ribu itu masuk dompet saya,, dan setelah 1 minggu baru saya sadari bahwa itu adalah uang palsu,,


saya yakin bahwa uang itu saya dapat dari bazaar,, karna sejak itu saya nggak dapat uang yg bernominal sama [ihihihi,, kliatan uangnya receh melulu,,]
oya, biar nggak penasaran, ini saya tunjukkan perbedaannya dengan uang asli,,


yang atas uang palsu, yang bawah uang asli [sayangnya saya tidak punya versi uang 100ribuan yang sama, karna uang palsu ini adalah versi baru yang memiliki lingkaran-lingkaran kecil di sisi kanan,,]
bila diamati langsung, cetakan uang palsu berbeda sekali dengan uang asli,, warnanya pun tampak lebih cerah,,

bandingkan pita hologramnya,, yang palsu, pitanya tidak menyatu,, tampak ada bagian yang putus-putus,,
yang asli, pita hologramnya menyatu dan lurus,,

perhatikan hologram gambar W.R. Supratman,, yang palsu gambarnya tampak seperti gambar yang opacity-nya dikurangi/transparan,, 
yang asli, gambarnya tampak asli/realis,, kemudian bagian bahwa gambar hologram juga ada suatu motif yang tidak ada di uang palsu,,

nah,, sekarang yang jadi pertanyaan saya, kira-kira orang yang beli kemarin itu sadar nggak ya kalo uangnya palsu?, atau memang tau dan sengaja membeli barang yang harganya kecil untuk mendapatkan uang kembalian yang besar,,
pengalaman ini cukup menghebohkan saya,, karna seumur-umur baru kali ini 'dapet' uang palsu,, saya yang rakyat jelata ini ternyata juga bisa jadi sasaran uang palsu,, saya sampe tanya pada suami 'trus ini uangnya diapakan?', jawab dia, 'ya ikhlaskan aja,,',, hmm,, betul juga, mungkin saya kurang sedekah,,
ok, mungkin setelah ini, uang ini akan saya jadikan properti display saat bazaar ehehehe,,

nah, teman-teman,, hati-hati ya,, apapun kegiatan kalian, saat mendapat uang 100ribuan atau 50ribuan, periksa baik2,, karena kesalahan kami waktu itu tidak memeriksa uangnya, mungkin karena memang belum perna mengalami hal seperti ini :p

happy bazaar :)

9 komentar:

  1. ikut prihatin mba Sari...
    Semoga dapat gantinya berlipat-lipat (uang asli lho yaa) :)
    lucu juga mba kalo dibuat properti display bazaar :p
    Semangat Bazaar !!!

    BalasHapus
  2. waah mbak..semoga diganti berlipat lipat ya rejeki nya sama Allah...thx atas sharing nya....smoga si bapak jg bs segera tobat..

    BalasHapus
  3. haduh .. mudah2an diganti berkali lipat rejekinya ya mba Sarie, amiiiin YRA .. terima kasih untuk sharingnya :)

    BalasHapus
  4. sabar ya mbak .. :)
    semoga di ganti dengan yang lebh ^^

    BalasHapus
  5. aamiin ya robbal alamiin,, makasii,mbak Uci, mbak Farah, mbak Nuning, mbak Vanisa,,
    pengalaman berharga banget ini,, :)

    BalasHapus
  6. Dian Mehendi9 April 2013 18.24

    turut berduka cita ya, diikhlaskan saja, smoga rejekinya dilipat gandakan aamiin :)

    ih si bapak genit ya, kwkwkwkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin,, makasii, mbak Dian :)

      Hapus

setelah baca, jangan lupa kritik dan saran ya,, senang membaca komentarmu :)