Senin, 19 Januari 2015

FKY26 dan Pasar Seni ITB 2014

halooo,, lama tak bersua,,
punya banyak akun medsos kadang bikin akun-akun lama terbengkalai. dan memang dasarnya tahun kemarin kemampuan saya bercerita panjang lebar seperti menurun hahaha,,

kali ini saya pingin cerita tentang 2 event seni yang saya ikuti,, bukan bermaksud membandingkan, hanya ingin bercerita pengalaman pribadi,,
Agustus 2014 saya ikut meramaikan Festival Kesenian Yogyakarta [FKY] untuk kedua kalinya. Kali ini saya rame-rame bareng temen-temen IC Jogja.
sayangnya, saya nggak ada dokumentasi untuk acara itu, *baru sadar ahahaha,,
Di FKY26, saya cuman bawa produk sandal rajutnya asimetris,, menurut saya itu pilihan yang tepat. Karena dari sekian stan yang ada sandal rajutnya cuman stan kami. Sedang produk ganci lukis dan sejenisnya, banyak banget di stan-stan lain.
Respon pengunjung sama sandal rajutnya bagus banget. Impact nya cukup terasa. Pasca acara pun saya masih dapet order dari situ. Hanya kekurangannya, saya bawa terlalu banyak model tapi hanya satu ukuran,, PR banget nih kalo memang tujuannya penjualan on the spot.

sekitar akhir November 2014, saya dan 4 teman crafter ikut Pasar Seni di ITB Bandung setelah sebelumnya lolos seleksi. Dengan nama LE LIMA ehehehe,, Seneng banget karena akhirnya ada kesempatan untuk mejengin karya di luar Jogja. Belajar dari FKY26, saya matengin produksi dong ya. Singkatnya saya merasa lebih siap ikut event ini. Karena saya sudah lama nunggu-nunggu, penasaran dengan acara-yang-cuman-4-tahun-sekali-tapi-cuman-diadain-sehari, menyedot ratusan ribu pengunjung, terbesar se Asia Tenggara. Dan yang lebih besar, rasa penasaran gimana respon warga Bandung dengan sandal rajutnya Asimetris

foto milik Plung Creativo
Tapi ternyata saya salah perhitungan hihihi,, saya pikir dengan nama Pasar Seni, para pengunjung didominasi orang-orang penikmat karya/produk seni dan desain. Ternyata pengunjungnya benar-benar orang umum dan baru tau bahwa produk yang dipajang itu produk handmade setelah dijelaskan. Beberapa kali saya mendengar ada yang berkomentar 'bahannya dari apa sih kok mahal banget', 'yang ini xxxribu, yang ini lebih besar cuman xxxribu, ya mending beli yang ini'.
Tapi ada juga sih yang excited banget, dengan tanya gimana cara bikinnya, difoto detil banget, dan kaget juga kalo kami dari Jogja.

Dari segi panitia acara, saya cukup kecewa. Karena merasa panitia kurang perhatian terhadap tenant bazaar. Seharian itu kami diberondong hujan deras 3 kali. Atap stan yang kurang kuat dan tipis, barang-barang yang basah karena air hujan adalah masalah yang kami hadapi. Bahkan ada yang atapnya sampai jebol dan stannya  kebanjiran. Tapi kami sama sekali tidak melihat panitia berkeliling untuk membantu atau sekedar bertanya gimana situasi stan. hmmm,,

2 event ini adalah bazaar terakhir di tahun 2014 yang saya ikuti. Dan sepertinya saya akan vakum ikut bazaar untuk beberapa bulan ke depan. Jadi sampai ketemu di bazaar berikutnya :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

setelah baca, jangan lupa kritik dan saran ya,, senang membaca komentarmu :)